Do your things

Hi internet,
Duapuluhsatutahun dan saya baru merasakan kalo pencapaian orang lain itu sebegitu mengganggunya. Ya mengganggu, mengganggu karena akhirnya membandingkan, akhirnya mempertanyakan, dan akhirnya menyalahkan.

Meskipun secara sadar tahu kalo apa yang diperlihatkan selalu soal kabar baik yang sepertinya tanpa halangan, tapi tetap saja itu mengganggu.

Pencapaian orang lain membuat saya membandingkan, dengan umur yang sama, dengan sekolah yang sama, dengan bidang yang sama.

Pencapaian orang lain membuat saya mempertanyakan, sudah melakukan apa saja saya? Apakah yang saya lakukan sampai saat ini masih kurang? Gimana caranya biar bisa melebihi atau setidaknya sama dengan mereka?

Dan pada akhirnya pencapaian orang lain membuat saya menyalahkan, menyalahkan diri sendiri tentunya. Andai saya simpan gaji pertama saya, andai saya tidak menolak pekerjaan itu, andai saya lebih hemat, dan andai-andai yang lain.

Dan sepertinya pencapaian orang lain juga menebar mantra yang tak biasa. Saya bahkan jadi lebih peduli tentang apa yang mereka lakukan dibanding fokus pada apa yang saya perjuangkan.

Yang saya lakukan bukan untuk mencapai tujuan lagi, tapi sekedar "Nih, gue juga bisa". Dan biar punya cerita sukses yang bisa dibagi sama seperti mereka.

Untuk yang kedua itu memang menyedihkan, tapi saya setuju.

Jadi tulisan ini masih belum tentang 'cerita sukses' tapi pesan kalo just do your things. Masa bodo untuk hasilnya bagaimana, permasalahan besok ya dipikir besok. Mereka memang sampai di garis finish duluan, tapi kita perlu tahu kalo kita sebenarnya ada di perlombaan yang berbeda.

Do your things,
Fokus pada apa yang sudah kita rencanakan. Siapkan cadangan untuk semua kemungkinan. Dan membandingkan itu melelahkan, ikut bahagia dengan mereka yang sudah menang, itu lebih membahagiakan.


Komentar

Posting Komentar

It would be great to receive your comments :)