Ps. He's Love Me, But I Love You
From. Peanut butter
To. My brown eyes
Aneh rasanya melihat manusia biasa bisa merasakan kisah cinta film komedi romantis yang begitu sempurna.
Ketika pemeran utama memiliki pilihan untuk mencintai manusia satu atau yang lainnya. Ya meskipun jelas kalo endingnya pasti berakhir dengan tipe manusia yang itu-itu saja.
Tuhan, apakah tidak ada manusia yang lebih tepat untuk 'anugerah-Mu' ini?
Bagaimana aku bisa hidup tenang jika aku mencintai seseorang yang tidak mencintaiku. Tapi aku dicintai oleh seseorang yang tidak terpikir untuk aku cintai.
Aku tahu tepat dimana perahuku akan berlabuh, tapi mengapa itu begitu jauh dan semakin menjauh.
Bagaimana jika aku bersandar di tempat yang tidak aku rencanakan dan membuatku nyaman hingga ingin tinggal disana?
Bagaimana jika aku memutuskan untuk menenggelamkan perahuku agar aku tidak berpikir untuk berlayar kembali?
Bagaimana jika aku menghapusmu dari rencanaku dan membiarkan dia yang ada di depanku untuk mengambil tempatmu?
Bagaimana?
Bagaimana?
Kenapa pada akhirnya manusia harus memilih untuk dicintai atau mencintai?
Kenapa itu tidak bisa terjadi dalam satu cerita cinta anak manusia?
Kenapa?
[Cerita diadaptasi dari dimensi lain]
---
Ps. ILY adalah kolom khusus surat cinta yang dibuat dari banyak perjalanan cinta anak-anak manusia.
Komentar
Posting Komentar
It would be great to receive your comments :)