Ps. Who Are You?

Aku suka melihat wajahmu,
Menikmati setiap detik ketika matamu menyipit karena senyummu

Aku senang ketika kamu menghampiriku hanya karena soal matematika yang tidak pernah bisa kamu selesaikan.

Aku juga senang saat kamu berani menarik tangganku, ketika Pak Satpam hampir menabrakku hari itu.

Tapi itu dulu, 

Ketika kamu mengajakku untuk menjalin hubungan lebih dari 'teman', mengapa hal-hal menyenangkan itu tidak pernah aku temui lagi?

Aku seperti menjalin hubungan dengan orang asing.

Aku tidak lagi senang melihat wajahmu, matamu juga tidak pernah menyipit lagi saat menatapku.

Aku tidak tahu siapa kamu sekarang.
Yang pasti jika waktu bisa aku ulang kembali, aku akan memilih untuk tidak melihatmu, menunggumu, dan menyanyangimu.


[Cerita diadaptasi dari dimensi lain]

Komentar