Ps. I like us
Saya suka kita yang sekarang.
Kita yang bercakap tanpa harus menunggu,
Kita yang bertatap tanpa harus malu.
Saya hanya suka kita yang sekarang.
Jujur,
Saya ingin mengatakan dari dulu, tanpa membuat kamu menunggu.
Tapi, bukannya saya yang sudah kamu buat menunggu?
Lama mengenal tidak membuat saya jelas memahami kamu. Bahkan, siapa teman kencan kamu pun saya tidak tahu.
Ya, memang bukan urusan saya juga. Tapi ini membuktikan bahwa saya memang hanya sebuah kebetulan yang dihiraukan.
Kebetulan teman,
Kebetulan dekat,
Kebetulan sayang,
Kebetulan cuman lewat.
Saya hanya suka kita yang sekarang.
Dimana perasaan tak tentu yang biasa menemani, sudah tidak ada lagi. Dimana perasaan sakit, tidak perlu hadir lagi.
Saya tidak menyesal meskipun akhirnya yang saya lakukan hanya akan menjadi bualan dan hanya ada di ingatan.
Tapi tak apa,
Karena saya suka kita yang sekarang.
[Cerita diadaptasi dari dimensi lain]
Komentar
Posting Komentar
It would be great to receive your comments :)