The reason why we hate 'rich' people
Sadar atau ngga banyak dari kita yang menyalahkan orang 'kaya' atas ketidakadilan yang terjadi di kehidupan.
Mungkin sekedar,
"Kenapa orang orang 'kaya' ngga perlu panas-panasan kaya kita?"
"Kenapa baju mereka bagus terus?"
"Kenapa mereka selalu dilayani lebih baik ketimbang gw?"
and of course another "Kenapa? Kenapa? Kenapa?".
Sadar juga ngga sih, kalo kata 'sombong' itu sudah lengket banget sama yang namanya orang 'kaya', mirip Tango yang lapisannya ratusan, rapat tak bercela, hahahahahaa.....!
Sebenarnya ada alasan logis dan pasti kamu sudah tahu.
Yaitu 'IRI HATI'.
Sesederhana itu alasan kenapa kita ngga suka orang 'kaya'. Iri hati tumbuh karena perasaan kecewa karena tidak memiliki sesuatu yang diinginkan, sehingga rasa kecewa itu berubah menjadi amarah ketika melihat orang lain memiliki hal yang mereka inginkan, sedangkan kita tidak.
Kita marah, marah karena ngga bisa menikmati keberuntungan, kemewahan, atau apapun itu yang biasa dimiliki orang-orang 'kaya'. Pola pikir macam gini ada sebutannya juga lho, yaitu Mental Blocking.
Apaan sih artinya?!
Yha segampang, mental itu mental dan blocking itu nutupin wkwkwk...
Intinya yang disebut mental blocking itu adalah virus yang diciptakan oleh manusia itu sendiri dengan tujuan untuk mempengaruhi atau memanipulasi kemampuan orang lain.
Familier sama kata-kata,
"Kasihan, kaya raya tapi kesepian!"
"Percuma punya mobil tapi ngga pernah keliatan amal"
"Semenjak kaya, sombong yha! Percuma"
Dan segala bentuk lain dari kata-kata ini.
Biar teknis juga dan kamu lebih bisa memahami kalo pikiran tadi ngga seharusnya ada. Salah satu pakar keuangan yang namanya Farmoosh Torabi Brad Klotz ngomong kalo,
"Faktor ketidaksukaan (iri) justru memperkecil kemungkinan orang tersebut hidup dan mendapatkan keinginannya (kekayaan), dan sentimen negatif sudah tertanam sejak kecil"
Sampai sini paham?
Kalo belum baca lagi dari atas, hya..
Intinya kalo dari kecil kamu sudah didoktrin dengan penyataan kalo "Orang 'kaya' itu sombong, egois, pelit, dan lain sebagainya" maka bisa jadi ada pemikiran kalo kamu ngga mau jadi bagian dari mereka (orang 'kaya' = buruk), tapi hasilnya justru kamu terhambat dan stuck disitu-situ aja.
Jadi intinya apaan woyy??!!!
Lha ini gw juga masih cari wkwkwk... Ngga-ngga, intinya kebencian kita terhadap orang kaya itu ngga ada gunanya. Kebencian kita justru jadi senjata buat nyakitin diri sendiri. Fokus ke kehidupanmu sendiri dan menjadi versi terbaik dari dirimu.
Yang bikin jadi ada 'si kaya' dan 'si miskin' itu cuma pola pikir dan gaya hidup aja yang berbeda. Ketika kamu diposisi punya segalanya, mungkin kamu juga akn menjadi orang 'kaya' yang justru kamu benci saat ini, ya kan??
Biar tambah pinter, coba baca buku punya Randy Cage yang judulnya, "Why You're Dumb, Broke, and Sick. And how to get Smart, Healthy, and Rich", dijamin ketampar lu.
Itu aja lha, tetap baca-baca blog ini dan share kalo kamu mau.
Kalo capek baca, kamu bisa dengerin di After Friday Podcast yang bakal update episode setiap Jumat malam.
So ciao, ngobrol kita dibawah biar asik!
Komentar
Posting Komentar
It would be great to receive your comments :)